Katanya Cinta, tapi kok….

By: yanssukmapratama

Aug 24 2008

tags: , , ,

Category: ngaji

4 Comments »

Teman-teman, saya ada sedikit oleh oleh ni dari acara tarhib ramadhan deket rumah di malam minggu kemarin.Temanya (kayaknya) menyambut dan mengisi ramadhan dengan doa dan cinta.Pengisinya adalah Ustadz Anwar (panjangnya ga inget).Langsung saja ya, silakan diterima oleh-olehnya :-)

——————————————————————————————————

I.Memperbanyak Cinta

Sulit didefinisikan, dapat dirasakan

Hayoooo, ada yang bisa ngasih tau nggak apa sih cinta itu?‘benda’ yang satu ini memang sulit didefinisikan.Setiap orang bisa punya definisi masing-masing.Yang pasti, yang namanya cinta ini, bisa dirasakan dan dikenali tabiatnya.Iya kan? Imam ghazali membagi cinta menjadi dua bagian.

a. Cinta umum (rendah)

Cinta jenis ini dapat dirasakan oleh semua manusia.Contohnya banyak sekali, misalnya cinta orang tua kepada anaknya, cinta kepada istri, kepada hewan, harta benda. Pokoknya umum deh.

b. Cinta khusus (a’laa/tinggi)

Namanya juga cinta khusus, ya nggak semua orang bisa ngerasain. Cinta jenis ini adalah cinta manusia kepada Rabb-nya, Allah Swt.

Kalo selama ini kita merasa baru berada di cinta jenis pertama, kayaknya perlu deh untuk naik ke tingkat di atasnya, ya cinta khusus itu tadi.Sekarang, kita kenali dulu yuk tabiat-tabiat dari cinta.

Tabiat-tabiat cinta

a.Banyak nyebut dan nginget yang dicintainya

Iya apa iya?Shalat dan tadarus al quran adalah sarana utama buat mengingat Allah Swt.Dari dua hal itu kita sebenernya kita bisa ngukur sejauh apa cinta khusus kita.Kalo shalat aja masih suka leg-leg an (ber malay-malay an), trus ngaji baru sebentar udah nggak tahan… perlu introspeksi nih (wah kena deh saya :-o ).Katanya cinta, tapi kok….

b.Kangen, Rindu

Kalo udah rindu atau kangen ama yang kita cintai, pastinya pingiiin banget cepet ketemuan.Trus kalo udah ketemuan pasti deh pinginnya yang lamaaaa.Kaitannya dengan bulan ramadhan, pasti rindu dong pingin bisa ketemu sama bulan yang satu itu.Trus si pak ustad juga bilang bahwa Allah adalah kekasih sejati kita.Dia nggak bakalan ninggalin kita.Allah kekasih kita adalah Zat Yang Maha Hidup, Yang terus menerus mengurus makhluknya, tidak tidur dan tidak lupa.Kalo yang lain pasti nggak akan abadi.Contoh: “bapak-bapak hadirin cinta sama ibu kan? Nah kalo misalnya nih bapak lagi pingin banget ngobrol ama ibu, eh tau-taunya ditinggal ke warung atau ditinggal tidur, gimana? Nggak enak kan ngomong sendiri.”“Ato suatu saat nanti, bapak atau ibu pasti akan pergi terlebih dahulu (mati), iya kan?”.

c.Semangat (al hamasah)

Kalo sudah jatuh cinta, orang tentu akan jadi lebih semangat.Semua masalah seolah menjadi ringan dan mudah.Misalnya nih, perjalanan yang jauuuh menuju rumah sang kekasih, ditengah hujan deras, tetap akan ditempuh, ‘angkernya’ calon mertua ga masalah J .Nah, itu kan jenis cinta umum.Kalo seseorang pingin naik ke cinta khusus, tentu ia akan lebih bersemangat dalam berislam, jauh lebih semangat dalam menebar kebaikan.

d.Penuh Pengorbanan

Orang yang jatuh cinta, bakalan lebih rela berkorban untuk yang dicintainya.Misalnya begini, pendukung tim Persija jakarta, JakMania, bakalan rela untuk ngikutin timnya bertanding di mana pun Persija bertanding.Trus juga para fans sebuah grup band, bakalan ngikutin ke mana pun grup band itu konser.Dalam sejarah islam pun demikian.Masih inget Abu bakar memberikan seluruh hartanya untuk berjuang, Umar, Abdurrahman bin Auf, dan shabat lainnya.“Allah bakalan senang kalo kita menggunakan pemberian-Nya di jalan yang disenangi-Nya.”

e.Taat, patuh, setia

Rasanya pingin banget menyenangkan sang kekasih, semua hal yang bisa bikin dia marah sekuat tenaga bakalan dijauhin.Memang untuk naatin perintah Allah SWT itu nggak bakalan mudah.Kadang keliatan nggak manusiawi. Tapi yakin deh buahnya begitu manis.Misalnya perintah Allah kepada Nabi Ibrahim as. untuk menyembelih putranya (untuk menguji ketaatan Nabi Ibrahim as).Karena ketaatannya kepada Allah, nabi ibrahim nggak ragu buat ngelaksanain perintah itu.Nah ternyata buah dari ketaatannya manis sekali.Dapat kita lihat dan rasakan hingga sekarang.Adanya hari raya idul adha membawa keberkahan untuk semua.Pak haji tukang sapi bisa dapet untung buat hidup setahun, si miskin bisa dapet kesempatan untuk makan daging, yang ikut kurban seneng karena telah bisa menjalankan perintah Tuhannya, tukang rumput ama Om Preman juga nyicipin manisnya buah ketaatan.

Sebaliknya, larangan itu kelihatannya begitu manis tapi rasanya bakalan pahit luar biasa.Belakangan ini begitu banyak kasus yang menimpa anggota Dewan yth.Dengan penghasilan lebih dari cukup, eh masih tergiur untuk korupsi atau nerima suap.Dampaknya banyak sekali.Partai tempat ia bernaung mecat dia karena telah mencoreng nama partai, istrinya minta cerai karena malu, dia sendiri akhirnya masuk penjara.Lebih parah daripada peribahasa sudah jatuh tertimpa tangga pula.Inget juga kan ama kasus suap seorang kepala jaksa.Sebelum kasus itu dia sudah hidup berkecukupan.Tapi karena tawaran 6 miliar, jadi deh diancam 15 tahun penjara.Milih mana, gaji sekian juta tapi hidup aman-aman atau dapet 6 miliar tapi langsung dipenjara? Ya, 6 miliar tapi aman lah…. :-)

f.Sang kekasih jadi prioritas

Dahulukan sang kekasih dari yang lain.Siang-siang lagi panas-panasnya enaknya minum yang dingin-dingin, tapi Allah minta kita shaum. Pilih yang manaaa? Punya duit banyak, tapi Allah meminta kita bersedekah, pilih manaaa? Pagi-pagi enaknya tidur, tapi Allah minta kita untuk bangun sholat shubuh.Pilih yang manaaa?Katanya cintaaa….. :-)

g.Cemburu (al-ghiroh)

Cemburu lho, nggak pake akhiran –an.Cemburu karena cinta.Cemburu disini harus proporsional.Pada tempatnya.Tujuannya sebagai pembelaan, menjaga harga diri.Misalnya bapak-bapak lagi jalan nih ama ibu ke pasar.Eh tau-tau ada orang yang iseng nyolek-nyolek.Pastinya bapak bakalan belain si ibu donk. “Eh beraninya ente gangguin istri saya.Langkahin dulu mayat ane.”Nggak mungkin donk malah bilang “eh ente nyolek-nyolek bini orang, peluk aja sekalian!” Saat islam dihina, Allah dan RasulNya dilecehkan, sudah sepatutnya kita merasa cemburu dan bertindak.

II.Memperbanyak Doa

Ada tiga golongan yang doanya bakalan diijabah oleh Allah SWT, yaitu

  1. Orang yang melakukan safar (boleh men-jama shalat)
  2. Orang yang teraniaya
  3. Orang yang shaum

Allah malu bila tiga golongan tersebut kembali dengan tangan hampa.

Eh iya, menurut sang ustadz, kita memohon kepada Allah agar mendapat taufiknya.Taufik berbeda dengan hidayah.Kalau seseorang mendapat taufik, ia juga mendapat hidayah.Dan tidak berlaku sebaliknya.Misalnya begini, si fulan tau wajibnya shalat lima waktu dan tata caranya.Kita sebut si fulan telah mendapat hidayah.Bila ia tidak melaksanakan shalat, maka ia belum mendapat taufik.

notes:

  • Tepat jam 21.00 acara taushiyah dari ustad Anwar di Masjid Baiturrahman Jatijajar ini berakhir. 23 Agustus 2008.
  • Intinya adalah mari kita sambut dan isi ramadhan dengan penuh doa dan cinta.
  • Ustad Anwar telah mengemas materinya dengan menarik.Dibalik tampilannya yang kalem dan teduh, ia suka menyempilkan humor segar yang membuat jamaah nggak ngantuk.Contoh yang diberikan juga sesuai nih dengan audiensnya yang kebanyakan orang tua dan keluarga muda.Saya mah ikut senyum-senyum aja, hehe :-)

4 Responses to “Katanya Cinta, tapi kok….”

  1. wah… i like this post..
    keep posting…

    why don’t you link your blog into csui05 blog aggregator?

  2. *
    Kalo saya ngeliat, ustadznya pingin membahas tarhib dan mengisi ramadhan dari sudut lain. Dari segi introspeksi dan motivasi. Make topik yg segar dan ‘ringan’. Jadinya menarik deh. :-) .

    **
    iya, saya pingin juga mesen kavling di home.csui05. Tapi belum ada uang…

    Becanda denk :-p . Yg bener, baru nanya2 caranya. :-)

  3. Wah, curang. Punya blog ga bilang-bilang :neutral: .

    Keren nih, jadi inget kenapa syahadat itu pake kata “Ilaah” bukan kata “Robb”. Karena, kata “Ilaah” salah satu maknanya adalah sesuatu yang kita berbuat karenanya.

    Ada 3 kriteria orang yang bisa menikmati manisnya iman:
    1. Orang yang mencintai Allah di atas segalanya.
    2. Cintanya kepada Rosulullah SAW dijadikan yang nomor dua.
    3. Benci kembali kepada kekufuran seperti bencinya dia kepada masuk neraka.

    Hmmm…, dua kali cinta (dua teratas lagi) dan satu kali benci.
    Emang mantab tuh namanya cinta :grin: !

    Wallahu a’lam

  4. Iya gung. hehehe
    pingin ngasih tau agung sebenernya,
    cuma masih gelap rumah saya (themesnya). :-)

    eh, makasih udah nambahin.
    saya jadi tau.
    :-)


Leave a Reply