Jorok Posting, Top Posting, dan Bottom Posting
By: yanssukmapratama
tags: berbagi, bottom-posting, email, etika bermilis, jorok-posting, mailing list, milis, netiket, top-posting, tutorial, ubuntu
Category: Komputer
aktu pertama kali gabung ke suatu milis, biasanya kita dikasih berbagai peraturan yang harus diikuti selama ikut milis itu. Nah biasanya juga, waktu saya dikirimin file berisi peraturan tsb, nasibnya selalu sama, nggak dibaca, hehe ketauan deh.
Hari ini, waktu lagi browsing pingin nyari gimana cara mengupgrade OpenOffice 2.4 ke versi terbaru, OpenOffice 3.0, saya nggak sengaja nemuin halaman tentang etika bermilis yang, menurut saya, do-able banget (minjem istilahnya pak didit). Ringkas dan Jelas. Saya baru menyadari kalo ada etika yang sering saya langgar, yaitu: top-posting.
Top-posting berarti saya melakukan email reply di atas isi email yang ingin di-reply. Begini gambarannya:
teks ini adalah contoh dari top-posting. teks ini adalah contoh dari top-posting. top-posting tidak dianjurkan untuk dilakukan.Pada tanggal 15/10/2008 Mr. X <mister_ex@gmail.com> menulis:>Assalamualaikum >teks ini adalah email sebelumnya >yang ingin saya balas >teks ini adalah email sebelumnya >yang ingin saya balas >teks ini adalah email sebelumnya >yang ingin saya balas
Top-posting tidak dianjurkan untuk dilakukan. Kebalikannya adalah Bottom-posting, yaitu melakukan email reply di bawah isi email yang ingin di-reply. Bottom-posting dapat mempermudah anggota milis untuk mengikuti alur pembicaraan. Ini dia contohnya:
Pada tanggal 15/10/2008 Mr. X <mister_ex@gmail.com> menulis:>Assalamualaikum >teks ini adalah email sebelumnya >yang ingin saya balas >teks ini adalah email sebelumnya >yang ingin saya balas >teks ini adalah email sebelumnya >yang ingin saya balasteks ini adalah contoh dari bottom-posting. teks ini adalah contoh dari bottom-posting. Bottom-posting dianjurkan untuk dilakukan.
Selain top-posting dan bottom-posting, saya juga baru tau ada istilah JorokPosting. JorokPosting berarti waktu me-reply suatu email yang panjaaaang, saya tidak menghapus bagian email yang tidak diperlukan. Hasilnya email jadi tidak indah untuk dilihat.
Pada tanggal 15/10/2008 Mr. X <mister_ex@gmail.com> menulis:
>Pada jaman dahulu kala di sebuah negeri antah berantah terdapat seorang anak manusia jang
>sangat dermaman, jujr, berhati mulya. Ia tinggal bersama kakek dan neneknja jang
>sudah tua (ya iya lah).
>
>Tiba tiba ia bertemu dengan seorang pangeran (nggak nyambung ini ceritanya).
>bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla
>bla bla bla bla blabla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla blabla bla
>bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla.
>
>bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla
>bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla
>bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla
ada yang typo tuh di paragraf pertama: dermawan, jujur, mulia, neneknya, dan jang.
Nah, sekarang tinggal coba diamalkan deh. Eh iya, artikel selengkapnya ada di sini:

hehe.. untuk itu semua.. sebenernya udah ada solusi yg lebih gampang.. namanya..
http://gmail.com
hehe.. di situ bisa nampilin milis kayak thread forum. Dan kita gampang nampilinnya karena satu posting juga ditampilkan posting sebelumnya..
So.. just try gmail..
Mahasiswa yang ber-PA sama dengan saya telah memperoleh kuliah khusus mengenai ini.. dari sang bapak….
@havban: saya udah pake gmail juga. Fitur conversation itu yang saya suka dari gmail, cocok bwt saya yang ikut milis. Nah, sayangnya waktu nge-reply tiap email, saya suka melakukan top posting itu mas.
eh iya, mas Havban belum saya link. Saya link ya mas. hehe
@ikhlas: sang bapak? kuliah? mohon penjelasan dari aa ikhlas.
wahh, terima kasih, matur nuwun sanget mas buat info yg telah diberikan..
@kangmasjuqi: sami2, juqi.
Assalamualaikum wr wb
Saya pribadi lebih nyaman dengan top posting. Karena kita langsung bisa membaca apa yang mau dikatakan pengirim. Kalau bottom posting, pembaca harus scroll down dulu. Ck..ck..ck…
Waalaikumsalam wr wb
sejujurnya sy sependapat ama agung. Sy jg blm nemu peraturan itu d milis lain. So feel free to be “top-posting”-er . Hehe
Sang bapak itu PA-saya… kalo kuliahnya, rahasia hanya untuk anak-anak sang bapak. hehe…
bapak itu kan khlas. itu tuh yang dibahas di kelas kom*s.
Kenapa pada ngomongin bapak nih? Bapak dirumah gimana tuh, tahu gak ya masalah Jorokm, Top sama Bottom ini.
ssstt.. aulia jangan keras-keras ngomongnya,
ntar ketahuan.
asslm..
*sambil blog walking nih.hehe*
kayaknya enakan yang top posting dh.
soalnya lebih urut dari tulisan yang awal sampe yang paling baru di bawahnya..
waalaikumsalam warrahmatullahi wabarakatuh
eh, feby. maturnuwun udah maen ke blog saya.
silakan dipake yang mana aja yang
nyaman, top, bottom.
asal nggak ada aturan yang ngelarang.